TNI AU: Hercules Jatuh Baru Setahun Diremajakan

(ANTARA News/Hanmus)
Jakarta (ANTARA News) – Komandan Pemeliharaan Material TNI Angkatan Udara (Koharmatau) Marsekal Muda Sunaryo mengatakan, pesawat Hercules C-130 bernomor A-1325 yang diberitakan jatuh, baru setahun menjalani peremajaan di Depo Pemeliharaan 10 Pangkalan Udara Husein Sastranegara, Bandung.

“Setelah setahun menjalani peremajaan mesin, pesawat sudah memakan 800 jam terbang. Jadi, pesawat masih sangat layak untuk diterbangkan,” katanya ketika dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Rabu.

Sunaryo mengungkapkan, Mabes TNI AU memiliki program peremajaan terhadap sembilan unit Hercules milikinya yang empat diantaranya diselesaikan di Singapore Technical Industry (STI) Singapura.

Dalam program itu, TNI AU juga mengirimkan teknisi untuk meningkatkan kemampuannya dalam memelihara dan memperbaiki pesawat Hercules.

“Lima unit lainnya tengah menjalani proses peremajaan di tempat yang sama,” katanya.

Peningkatan kemampuan pesawat Hercules TNI AU yang dilakukan di Singapura mencakup perbaikan airframe (badan pesawat), modifikasi avionik dan modifikasi mesin.

Peremajaan juga akan dilakukan di Depo Pemeliharaan 30 Pangkalan Udara Abdurrahman Saleh yang mencakup peningkatan kemampuan mesin dari T56-7 ke T56-15 atau ditingkatkan dari tipe B ke tipe H.

Sementara itu, peningkatan kemampuan yang dilakukan di Depo Pemelihartaan 10 Pangkalan Udara Husein Sastranegara, Bandung, mencakup perbaikan badan pesawat dan modifikasi avionik.

Peningkatan kemampuan dua Hercules di Depo 10 dan 30 dilakukan sepenuhnya oleh teknisi-teknisi TNI AU yang sebelumnya dikirim ke Singapura.

Sunaryo menjelaskan, ada tiga tipe pesawat Hercules yang dimiliki TNI AU yakni B, H dan LB yang masing-masing memiliki tipe mesin berbeda-beda. Namun, TNI AU berencana menyeragamkan tipe mesin ketiga tipe pesawat Hercules itu.

Pesawat C-130 Hercules A-1325 yang naas adalah pesawat pertama yang menjalani peremajaan mesin, disamping C-130 Hercules A-1327 dan A-1328, demikian Sunaryo. (*)

COPYRIGHT

Pangdam: Hercules Berisi 98 Orang dan 14 Kru

Rabu, 20/05/2009 08:59 WIB
Irawulan – detikNews

Surabaya – Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suwarno menyatakan jumlah penumpang di dalam pesawat Hercules TNI AU yang jatuh di Magetan sebanyak 98 penumpang dan 14 kru.

Laporan sementara yang diperoleh, kata dia, jumlah orang yang berhasil diselamatkan 10 orang. “Saya peroleh laporan berpenumpang 98 orang dan 14 kru,” kata dia saat ditemui Gedung Grahadi Surabaya, Rabu (20/5/2009).

Penerbangan ini kata dia adalah penerbangan rutin. “Rencananya akan terbang dari Halim transit di Lanud Iwahyudi dan melanjutkan ke Biak,” ungkapnya.
(gik/nrl)

Pesawat Jatuh di Magetan

Rabu, 20/05/2009 08:15 WIB
Hercules Angkut Lebih 100 Orang
Didi Syafirdi – detikNews
Jakarta – Korban tewas dan luka-luka akibat pesawat jatuh di Magetan, Jawa Timur, diperkirakan cukup banyak. Sebab jumlah orang yang diangkut lebih dari 100 orang yang merupakan keluarga TNI AU. Saat ini para korban sedang dievakuasi di RS Lanud Iswayudi.

“Sedang dievakuasi korban luka dan meninggal lebih dari 100 orang,” ujar petugas di RS Lanud Iswahyudi Letkol Bambang kepada detikcom, Rabu (20/5/2009).

Informasi diperoleh pesawat jenis Hercules TNI AU jatuh di Magetan, Jawa Timur, pukul 06.30 WIB setelah menyerempet 3 rumah . Belum diketahui secara jelas berapa jumlah korban jiwa.

Kru pesawat sendiri berjumlah 13 orang.

(did/nrl)

Sampai April 2009, Kasus HIV-AIDS Mencapai 382

WAMENA – Bupati Jayawijaya, Wempi Wetipo, S.sos, M.Par mengatakan, masalah HIV/AIDS telah menjadi masalah yang sangat serius di Kabupaten Jayawijaya, dimana sampai April 2009 jumlah kasusnya mencapai 382 kasus, bahkan Jayawijaya menduduki peringkat tertinggi dalam peningkatan jumlah kasus dari tahun ke tahun.

Hal itu seperti diungkapkan bupati dalam sambutannya yang dibacakan Asisten II Setda Jayawijaya, Gad Tabuni dalam acara Pembukaan Peringatan AIDS Candlelight Memorial ke-26 di Gedung Sosial Katolik Wamena, Senin (18/5).

Dikatakan, setiap hari Minggu ketiga bulan Mei selalu diperingati sebagai AIDS Candlelight Memorial. Even ini, jelas Bupati Wempi, awalnya ditujukan untuk memperingati korban-korban yang telah jatuh akibat HIV-AIDS namun dalam perkembangannya kedepan AIDS Candlelight Memorial berkembang menjadi tidak hanya sekedar peringatan dan renungan belaka, melainkan telah menjadi media advokasi yang sangat baik dalam penyebarluasan informasi mengenai HIV-AIDS.

Menurutnya, AIDS Candlelight Memorial tahun ini adalah yang ke-26 kali diselenggarakan di seluruh dunia, dengan demikian sebagai lembaga atau instansi yang bergerak dalam program HIV-AIDS haruslah memberikan informasi yang sebanyak-banyaknya kepada masyarakat karena dengan informasi bisa dicegah penyebaran HIV-AIDS yang semakin luas di Jayawijaya agar dapat memutus mata rantai penularannya.

Lebih lanjut diungkapkan, beberapa kegiatan yang dilakukan menyambut AIDS Candlelight memorial adalah mengadakan festifal band, lomba poster dan pameran foto.
Lewat acara tersebut kreatifitas anak-anak muda Wamena ditantang sekaligus juga dengan kepedulian mereka terhadap HIV-AIDS.

“Jika anak-anak muda sudah terinfeksi, tidak bisa menjaga pergaulan dan tidak bisa memahami dengan baik informasi tentang HIV-AIDS maka sia-sialah pembangunan karena SDM-nya menjadi lemah bahkan bisa-bisa menjadi habis karena kurangnya pengetahuan,” ujarnya.

Sekadar diketahui, pada kegiatan tersebut, seorang ODHA juga menyampaikan kesaksiannya tentang awalnya dia terinfeksi virus HIV dan apa saja yang terjadi dengan dirinya setelah terkena virus tersebut, dengan maksud untuk memberikan pengetahuan kepada anak-anak muda khususnya tentang bahaya HIV-AIDS yang belum ada obatnya tersebut. (nal)

Jakarta Hujan Lebat, Pantai Ancol Pasang

Senin, 11/05/2009 23:31 WIB

Moksa Hutasoit – detikNews

Jakarta – Sebagian kawasan Jakarta malam ini diguyur hujan lebat. Air di Pantai Ancol bahkan mengalami kenaikan tidak seperti biasanya.

“Hujannya lebat, air laut nggak seperti biasanya. Udah tinggi,” kata salah satu warga, Udin saat dihubungi detikcom, Senin (11/5/2009) pukul 23.20 WIB.

Hujan ini terjadi sejak satu jam lalu. Menurut Udin, hujan ini disertai dengan angin kencang. “Kenceng banget anginnya,” pungkasnya.

Selain itu, di kawasan Bintaro, Jakarta Selatan juga diguyur hujan yang lebat. Bahkan petir yang menggelegar terdengar saling sahut-menyahut. (mok/fiq)

Tiga Korban Longsor Yalimo Ditemukan

WAMENA-Upaya keras yang dilakukan Tim Pemantau Bencana Alam bersama masyarakat untuk mencari korban yang tertimbun longsor di Kampung Langam, Desa Sali, Distrik Welarek, Kabupaten Yalimo, Rabu (28/4), membuahkan hasil. Tiga dari 5 korban tewas, kembali ditemukan, Kamis (7/5).

Sekadar diketahui, sebelumnya tim telah menemukan 1 orang atas nama Ira Kepno (14) sehingga jumlah korban yang telah ditemukan 4 orang, tinggal 1 orang lagi yang belum ditemukan dan kini masih dalam pencarian tim.

Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kabupaten Yalimo, Esau Walianggen kepada wartawan mengatakan, sesuai informasi yang diperoleh, tim akhirnya kembali menemukan 3 korban Kamis (7/5), dengan demikian, jumlah korban yang sudah ditemukan sebanyak 4 orang.
Dikatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Yalimo akan memberikan perhatian khusus bagi warga yang terkena bencana longsor.”Mereka sudah diungsikan di tempat-tempat aman. Kami juga telah menyalurkan bantuan bahan makanan (Bama) berupa beras, super mie, obat-obatan, pakaian dan lainnya,”katanya kepada Cenderawasih Pos, kemarin.

Selaku anak-anak daerah Yalimo, pihaknya bersama pemerintah akan terus berupaya memberikan perhatian khusus dan mengharapkan adanya bantuan dari pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi guna mengurangi beban masyarakat yang terkena bencana tersebut. “Kami selaku pemerintah maupun selaku anak-anak daerah Yali mengharapkan adanya perhatian dari pemerintah baik pusat maupun provinsi untuk membantu mengurangi beban warga yang terkena musibah ini,”tandasnya. (nal)

Tersangka Illegal Logging PT ABC Kemungkinan Bertambah

JAYAPURA-Meski telah melakukan penahanan terhadap komisaris PT Anugerah Bumi Cenderawasih (ABC), Nk warga negara Jepang dan JK oknum Pegawai Dinas Kehutanan Kabupaten Jayapura (bukan Dinas Kehutanan Provinsi Papua), namun penyidik Satuan IV Tindak Pidana Tertentu Direktorat Reserse dan Kriminal Polda Papua, masih mengembangkan penyidikan..

Bahkan menurut Direskrim Polda Papua Kombes Pol Drs Bambang Rudi Pratiknyo SH, MM, MH, tidak tertutup kemungkinan ada tersangka lain dalam kasus penyitaan ratusan meter kubik kayu jenis Merbau di Pelabuhan Jayapura pada akhir April lalu.

Hercules TNI AU Alami Kecelakaan di Sentani

11/05/09 15:29

Jakarta (ANTARA News) – Pesawat C-130 Hercules TNI Angkatan Udara (AU) mengalami kecelakaan saat mendarat di Pangkalan Udara Sentani, Papua, Senin (11/5) siang.

Kepala Penerangan Mabes TNI AU Marsekal Pertama TNI FH Bambang Soelistyo mengatakan, kejadian itu disebabkan landing gear lepas saat pesawat akan melakukan pendaratan.

“Pesawat tinggal landas dari Biak dan tiba di Sentani sekitar pukul 11.30 WIB,” ungkapnya.

Akibatnya, pesawat tidak dapat mendarat sempurna dan hingga kini masih berada di landasan bandara Sentani. Sambil menunggu proses evakuasi, seluruh kru pesawat menurunkan muatannya.

Bambang menambahkan, pesawat C-130 Hercules berasal dari Skadron 32 Pangkalan Udara Abdurahman Saleh, Malang, dan ke Papua untuk misi bantuan logistik rutin. (*)

COPYRIGHT

Up ↑

Wantok Coffee

Melanesia Single Origin Coffee

MAMA Minimart

MAMA Stap, na Yumi Stap!

PT Kimarek Aruwam Agorik

Just another WordPress.com site

Wantok Coffee News

Melanesia Foods and Beverages News

Perempuan Papua

Melahirkan, Merawat dan Menyambut

UUDS ULMWP

for a Free and Independent West Papua

UUDS ULMWP 2020

Memagari untuk Membebaskan Tanah dan Bangsa Papua!

Melanesia Spirit & Nature News

Promoting the Melanesian Way Conservation

Kotokay

The Roof of the Melanesian Elders

Eight Plus One Ministry

To Spread the Gospel, from Melanesia to Indonesia!

Koteka

This is My Origin and My Destiny