TIMIKA (PAPOS)- Hingga, kemarin (15/1), Tim SAR masih terus melakukan pencarian terhadap 3 pemumpang KM Risma Jaya yang hilang ketika kapal motor itu karam (tengelam, red) di perairan Kabupaten Asmat, Selasa (13/1) lalu. Ketiga penumpang itu, Dr Wendy Sitompul, Dr Boyke Mowoka dan Hendy Prakoso bersama 27 penumpang dari Pelabuhan Pomako Timika tujuan Asmat. Sementara 24 penumpang lainnya telah ditemukan dalam keadaan selamat.
JAYAPURA (PAPOS) -Akibat kandas diperairan Lampu Hijau Muara Sungai Ewer Kabupaten Asmat selepas berlayar dari Timika, KM Risma Jaya yang membawa sejumlah barang dan penumpang, Selasa (13/1) sekitar pukul 17.00 WIT mengalami kecelakaan. Atas kejadian itu, tiga dari puluhan orang di KM Risma Jaya tersebut dinyatakan hilang.
Kabid Humas Polda Papua, Komisaris Besar Agus Rianto kepada wartawan melalui telepon selularnya menyebutkan, penyebab kecelakaan KM Risma Jaya tersebut belum diketahui, tetapi dari informasi yang diperoleh, KM Risma Jaya saat terjadi kecelakaan kapal mengalami kandas akibat air laut surut, kemudian ketika air laut kembali pasang dek-dek kapal kemasukan air, sehingga mengakibatkan kapal terbalik.
“Diduga saat kapal berjalan dari Timika ke Asmat, tiba-tiba kandas karena air laut surut, namun ketika air mulai pasang, kapal kemasukan air kemudian terbalik,” ujar Agus Rianto.
Dikatakan, hingga saat ini korban hilang KM Risma Jaya masih dalam pencarian Tim SAR. Dijelaskan pula, saat kapal mulai kemasukan air, penumpang kapal panik lalu berusaha menyelamatkan diri dengan menceburkan diri ke laut.
Agus menambahkan, begitu mengetahui KM Risma Jaya mengalami kecalakaan di diperairan Lampu Hijau Muara Sungai Ewer Kabupaten Asmat, Tim SAR terdekat dengan menggunakan Kapal Wulandari langsung menuju lokasi kecelakaan, untuk mengevakuasi para penumpang.
Bahkan dari informasi yang didapatkan, tiga orang puluhan penumpang KM Risma Jaya yang hilang merupakan Dokter yang hendak bertugas disalah satu daerah di Kabupaten Asmat.
“Kini Tim SAR masih berupaya mencari para korban yang dinyatakan hilang, sedangkan penumpang selamat langsung dilakukan evakuasi,” ungkapnya.
Selain melakukan pencarian terhadap korban hilang, Tim SAR dan tim penyelamat lainnya kini pihaknya sedang menyelidiki kelengkapan Kapal Risma Jaya yang diketahui merupakan milik Amri salah satu warga di Timika.
“Untuk mengetahui asal usul kapal, kini kami melakukan pemeriksaan surat-surat kapal, apakah kapal itu khusus mengangkut barang atau penumpang.(islami)
[JAYAPURA] Kapal Motor (KM) Lisman Jaya yang berangkat dari Timika tujuan Yahukimo, dilaporkan tenggelam di Muara Kali Aswet, Distrik Agats, Kabupaten Asmat, Provinsi Papua, Selasa (13/1) sekitar pukul 17.00 WIT.
Dari 27 penumpang termasuk awak kapal, 24 di antaranya berhasil diselamatkan. Sedangkan, tiga orang yang berprofesi dokter dinyatakan hilang. Ketiga dokter yang belum diketahui nasibnya ini adalah Wendy, Hendry, dan Boyke. Dari 24 orang yang berhasil diselamatkan, 22 diselamatkan sesaat setelah kejadian, sedangkan 2 orang diselamatkan melalui pencarian, Rabu (14/1).
JAYAPURA-Sesosok mayat lelaki yang ditemukan tergeletak di pinggir jalan di Skow, Koya Timur, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura Senin (8/7) pukul 17.00 Wit kemarin, akhirnya diketahui identitasnya. Korban naas itu ternyata adalah pemilik Salon Roberth yang terletak di samping kiri ruko baru Kali Acai, Abepura, bernama Roberth Winarto.
Mayat korban ini dikenali oleh para karyawan Salon Roberth dan pelanggan serta koleganya, ketika mereka mengecek mayat korban di kamar jenazah RSUD Dok II Jayapura. Mereka memang sengaja mencari korban yang seharian tidak dapat dihubungi, baik via SMS maupun telepon di HP-nya tidak aktif. Apalagi, mereka sempat curiga bahwa salon korban sempat diacak-acak orang hari Senin (7/7) pukul 09.05 Wit, ketika seorang karyawati bernama Mery yang mendapati pintu depan dalam keadaan terbuka dan pintu kaca juga tidak terkunci.