Baku Tembak dengan TNI di Lanny Jaya, 3 Orang Kelompok Bersenjata Tewas

K. Yudha Wirakusuma – 01 Agustus 2014 15:20 wib

Metrotvnews.com, Jakarta: Saat melakukan patroli di Lanny Jaya, Papua anggota personil Tentara nasional Indonesia (TNI), terlibat baku tembak dengan sejumlah kelompok bersenjata. Dalam peristiwa tersebut tiga orang kelompok bersenjata tewas.

“Memang ada tiga orang kelompok bersenjata yang tewas,” kata Kapuspen TNI Mayjen Fuad Basya, saat berbincang dengan Metrotvnews.com, Jumat (1/8/2014).

Selain itu ada anggota TNi yang terluka, akibat baku tembak tersebut.”Anggota kita satu terluka,” terangnya.

Patroli yang dilakukan oleh TNI, lanjutnya, adalah permintaan dari pihak Polri.”Kita melakukan patroli untuk mencari penembak personil polisi kemarin,” tukasnya.

Sebelumnya diketahui terjadi insiden penembakan di Kabupaten Lanny Jaya pada Senin 28 Juli lalu. Insiden tersebut menewaskan dua anggota kepolisian yakni Bripda Zulkifli dan Bripda Prayoga serta melukai dua anggota kepolisian, yakni Bripda Alex Numbery dan Briptu Helsky Bonyadone.

Penyerang Anggota Polres Lanny Jaya Teridentifikasi

Jumat, 1 Agustus 2014 00:51 WIB, Laporan Wartawan Tribun Jateng, Muh Radlis

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Sulistiyo Pudjo Hartono mengatakan, pihaknya telah mengidentifikasi pelaku penyerangan anggota Polres Lanny Jaya di daerah Indiwa, Senin (29/7/2014) yang menyebabkan Briptu Yoga dan Bripda Zulkifli tewas tertembus peluru.

“Sudah kami identifikasi pelakunya. Kelompok ini juga pernah menyerang Polsek di Lanny Jaya, kapolseknya di bunuh. Bahkan, mereka juga sering merampok, menembak dan membakar mobil, tukang ojek, hingga menembaki pesawat,”

kata Pudjo.

Meski ada anggota yang menjadi korban, Pudjo mengatakan, pihaknya tetap akan menjalankan program sambang desa yang selama ini sudah berjalan.

Programnya tetap akan berjalan, demi menyadarkan masyarakat akan pentingnya kesadaran hukum. Tapi dengan metode yang berbeda,” katanya.

Yoga merupakan satu dari dua anggota Polres Lanny Jaya yang tewas diberondong peluru oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Indiwa, Kabupaten Lanny Jaya, Papua, Senin (28/07/2014).

Saat itu, 8 anggota Polres Lanny Jaya diserang kelompok bersenjata ketika  melakukan pembinaan wilayah di Indiwa, Kabupaten Lanny Jaya, Papua. Dua anggota tewas yakni Bripda Yoga dan Bripda Zulkifli, sementara dua anggota terluka yakni Bripda Alex Numberi dan Briptu Heskia Bonyadone. (*)

Penyerang Anggota Polres Lanny Jaya Teridentifikasi was originally published on PAPUA MERDEKA! News

Baku Tembak dengan TNI di Lanny Jaya, 3 Orang Kelompok Bersenjata Tewas

K. Yudha Wirakusuma – 01 Agustus 2014 15:20 wib

Metrotvnews.com, Jakarta: Saat melakukan patroli di Lanny Jaya, Papua anggota personil Tentara nasional Indonesia (TNI), terlibat baku tembak dengan sejumlah kelompok bersenjata. Dalam peristiwa tersebut tiga orang kelompok bersenjata tewas.

“Memang ada tiga orang kelompok bersenjata yang tewas,” kata Kapuspen TNI Mayjen Fuad Basya, saat berbincang dengan Metrotvnews.com, Jumat (1/8/2014).

Selain itu ada anggota TNi yang terluka, akibat baku tembak tersebut.”Anggota kita satu terluka,” terangnya.

Patroli yang dilakukan oleh TNI, lanjutnya, adalah permintaan dari pihak Polri.”Kita melakukan patroli untuk mencari penembak personil polisi kemarin,” tukasnya.

Sebelumnya diketahui terjadi insiden penembakan di Kabupaten Lanny Jaya pada Senin 28 Juli lalu. Insiden tersebut menewaskan dua anggota kepolisian yakni Bripda Zulkifli dan Bripda Prayoga serta melukai dua anggota kepolisian, yakni Bripda Alex Numbery dan Briptu Helsky Bonyadone.

Baku Tembak dengan TNI di Lanny Jaya, 3 Orang Kelompok Bersenjata Tewas was originally published on PAPUA MERDEKA! News

Korban Penembakan Lanny Jaya Dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Semarang

Metrotvnews.com, Semarang: Jenazah anggota Polres Lanny Jaya, Papua, Briptu (anumerta) Yoga AZ Ginuny dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Nasional Mgr.Soegijopranoto, Kota Semarang, Kamis (31/7/2014).

Upacara pemakaman korban penembakan kelompok kriminal bersenjata tersebut dipimpin oleh Kapolrestabes Semarang Komisaris Besar Djihartono.

Pemakaman tersebut diikuti oleh keluarga dan kerabat korban, serta para personel Polda Jawa Tengah dan Polrestabes Semarang.

Seusai upacara, Djihartono menuturkan pemakaman anggota polisi di taman makam pahlawan itu telah dikoordinasikan dengan Kodam IV/Diponegoro. “Kami sudah berkoordinasi dengan Pangdam IV tentang pemakaman di TMP ini,” katanya.

Menurut dia, Briptu Yoga layak dimakamkan di taman makam pahlawan.

Sementara itu, ayah Briptu Yoga, Hengky Inone, mengaku keluarga telah iklhas dengan kepergiaan anaknya. “Merupakan penghargaan bagi keluarga karena almarhum dimakamkan di taman makam pahlawan,” katanya.

Delapan personel Polres Lanny Jaya, Papua, diserang oleh kelompok kriminal bersenjata di Indawa, Kabupaten Lanny Jaya, Papua, Minggu (28/7/2014) pukul 12.10 WIT. Dua polisi tewas dengan luka tembak di kepala dalam peristiwa itu. Kedua korban tewas tersebut masing-masing Bripda Zulkifli Putra dan Bripda Yoga AZ Ginuny. Adapun dua personel polisi lain mengalami luka tembak. (Antara)

Polri belum Tahu Pelaku Penembakan di Lanny Jaya

Metrotvnews.com, Jakarta: Pihak Polri hingga saat ini masih mengejar pelaku penembakan pada empat personel Polsek Primer di Lanny Jaya, Papua.

Masih dalam pengejaran,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum Kombes Agus Rianto saat ditemui wartawan di ruang kerjanya di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (31/7/2014).

Dia mengakui pihak kepolisian belum mengetahui orang atau kelompok di balik penembakan yang menewaskan dua anggota kepolisian. Namun pihaknya yakin pelaku adalah kelompok kriminal bersenjata.

Agus menjelaskan, pistol yang digunakan kelompok itu adalah pistol rampasan dari pihak kepolisian. “Ada rampasan polisi, tapi kami belum tahu juga karena kemungkinan bisa saja ada pasokan dari mana atau bisa bikin rakitan,” kata dia.

Sebelumnya, telah terjadi penembakan terhadap anggota polisi pada Senin (28/7/2014) sekitar pukul 12.45 WIT. Penembakan yang terjadi di Kabupaten Lanny Jaya Provinsi Papua menewaskan dua personel polisi dan melukai dua polisi lainnya. Tak hanya itu, senjata keempat polisi juga ikut dirampas.

(Hnr) Renatha Swasty – 31 Juli 2014 19:43 wib, MetroTVNews.com

8 Polisi Ditembak Kelompok Bersenjata Di Papua

Bisnis.com [ Selasa, 29 Juli 2014, 04:16 WIB], LANNY JAYA, Papua – Delapan anggota Polres Lanny Jaya ditembak oleh kelompok bersenjata dalam baku tembak yang terjadi di Kabupaten Lanny Jaya, Papua, kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Ronny F Sompie.

“Pada 28 Juli 2014 sekitar pukul 12.10 WIB telah terjadi penembakan di daerah Indawa Kabupaten Lanny Jaya terhadap delapan anggota Polres Lanny Jaya yang sedang berpatroli,”

kata Ronny dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Senin.

Menurut dia, para petugas dari Polres Lanny Jaya itu sedang melakukan kegiatan sambang desa untuk membangun sistem keamanan masyarakat di wilayah perdesaan.

Delapan anggota Polres Lanny Jaya tersebut mendapatkan serangan dari kelompok kriminal bersenjata pimpinan Enden Wanimbo,” ujarnya.

Ronny menyampaikan, kejadian penembakan tersebut menyebabkan dua anggota Polres Lanny Jaya, yaitu Bripda Zulkifli D Putra dan Bripda Yoga AJ Ginuny, meninggal dunia akibat luka tembak di kepala.

Sementara itu, kata dia, anggota Polres Lanny Jaya lainnya yang terlibat dalam aksi baku tembak itu juga mengalami luka tembak, antara lain Briptu Helsky Bonyadone dengan luka tembak di perut dan Bripda Alex Numbery dengan luka tembak di pelipis.

Para petugas yang menjadi korban tembak ini telah dievakuasi ke RSU (Rumah Sakit Umum) Wamena,” kata Ronny.

Kadivhumas Polri itu menyebutkan bahwa tempat kejadian perkara (TKP) hanya berjarak satu setengah jam perjalanan dari Polres Lanny Jaya atau dua jam perjalanan dari Wamena.

“Sampai denga pukul 16.00 sore tadi dilaporkan bahwa masih terjadi kontak tembak dengan 20 personel Timsus Polda dan dua SST (Satuan Setingkat Peleton) BKO Brimobda Polres Lanny Jaya,”

ungkapnya.

Menurut Ronny, rencananya pada Selasa, 29 Juli, Wakapolda, Direktur Intelkam, dan Kasat Brimob Polda Papua berangkat menuju Kabupaten Lanny Jaya melalui Wamena dengan pesawat terbang, untuk memperkuat pasukan dan membuat giat operasional di Polres tersebut.

Source : Antara
Editor : Martin Sihombing

Dua Polisi Tewas Tertembak di Kabupaten Lanny Jaya

Jayapura, 29/7 (Jubi) – Dua anggota Kepolisian Sektor (Polsek) Kabupaten Lanny Jaya tewas tertembak oleh kelompok sipil bersenjata (KSB) di Indawa, Kabupaten Lanny Jaya, Papua, Senin (28/7) kemarin.

Dari data yang didapat tabloidjubi.com, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 12.10 WIT, Senin (28/7), saat KSB yang diduga melakukan penembakan terhadap empat polisi yangh sedang bertugas. Dari empat polisi ini, dua diantaranya tewas, yakni Brigadir Polisi Dua (Bripda) Yoga Ginugy dan Brigadir Polisi Dua (Bripda) Zulkifli. Sedangkan dua polisi lainnya, Bripda Alex Numbery dan Briptu Helsky Bonyadone mengalami luka-luka.

Kepala Bidang Humas Polda Papua, Komisaris Besar (Pol) Sulistyo Pudjo Hartono dalam pers realesnya mengatakan, pihaknya mengutuk keras tindakan itu yang mengakibatkan dua anggota polisi tewas.

“Polisi saat itu sedang melakukan kegiatan pembangunan sumber daya manusia yaitu dalam bentuk kegiatan bimbingan masyarakat (Bimas) sambang desa agar desa-desa di wilayah Papua menjadi desa sadar hukum dan memiliki masyarakat yang lebih cerdas dan mampu menghadapi perubahan jaman yang sangat cepat,”

kata Pudjo, Senin (28/7).

Menurutnya, peran Polri untuk pembentukan karakter masyarakat sangat penting, karena kegiatan Bimas sangat mendukung pembangunan yang dilakukan pemerintah dalam hal ini bupati dan gubernur. “Kami minta masyarakat tetap tenang dan yakin bahwa kelompok kriminal itu harus mempertanggungjawabkan perbuatannya,” ujarnya.

Saat ini, kata Pudjo, polisi tengah mengejar kelompok bersenjata itu. Bahkan pihaknya berkoordinasi dengan Asintel Kodam XVII Cenderawasih untuk back-up dari kesatuan TNI yang terdekat.

Sementara itu, Bupati Kabupaten Lanny Jaya, Befa Jigibalom meminta aparat keamanan TNI/Polri untuk bertindak tegas terhadap kelompok bersenjata yang telah meresahkan masyarakat. Sebab kelompok bersenjata dipimpin Purom Wenda yang diduga telah meninggalkan Puncak Jaya.

Kelompok Porum Wenda telah jadikan daerah Pirime Balinga dan Kwiyawagi sebagai tempat KSB. Lanny Jaya dijadikan sebagai daerah kekuasaan mereka,” kata Befa.

Pasca insiden penembakan itu, kata Befa, ibukota Lanny Jaya, Tiom dalam keadaan kondusif. “Di Tiom sendiri aman. Siaga peristiwa terjadi di tenggah Distrik Maki dan Pirime di daerah Kampung Indawa,” ujarnya.

Terkait insiden ini, Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Papua, Brigadir Jenderal (Pol) Paulus Waterpauw langsung terjun ke Tiom, Lanny Jaya. “Saya sekarang baru turun dari pesawat, ini mau menuju Tiom, nanti dulu ya,” katanya saat dihubungi, Selasa (29/7).

Informasi terakhir yang didapat, jenazah korban tewas atas nama Bripda Zulkifli pada Selasa (29/7) siang dikirim Kota Jayapura dan akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Waena, Kota Jayapura. Sementara korban tewas lainnya, Bripda Yoga Ginugy rencananya akan dimakamkan di Semarang, Jawa Tengah. Lalu korban luka-luka akan dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara, Kotaraja, Kota Jayapura. (Jubi/Indrayadi TH)

Dua Polisit Tewas Tertembak di Lani Jaya

Jayapura, 29/7 (Jubi) – Dua anggota Kepolisian Sektor (Polsek) Kabupaten Lanny Jaya tewas tertembak oleh kelompok sipil bersenjata (KSB) di Indawa, Kabupaten Lanny Jaya, Papua, Senin (28/7) kemarin.

Dari data yang didapat tabloidjubi.com, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 12.10 WIT, Senin (28/7), saat KSB yang diduga melakukan penembakan terhadap empat polisi yangh sedang bertugas. Dari empat polisi ini, dua diantaranya tewas, yakni Brigadir Polisi Dua (Bripda) Yoga Ginugy dan Brigadir Polisi Dua (Bripda) Zulkifli. Sedangkan dua polisi lainnya, Bripda Alex Numbery dan Briptu Helsky Bonyadone mengalami luka-luka.

Kepala Bidang Humas Polda Papua, Komisaris Besar (Pol) Sulistyo Pudjo Hartono dalam pers realesnya mengatakan, pihaknya mengutuk keras tindakan itu yang mengakibatkan dua anggota polisi tewas.

“Polisi saat itu sedang melakukan kegiatan pembangunan sumber daya manusia yaitu dalam bentuk kegiatan bimbingan masyarakat (Bimas) sambang desa agar desa-desa di wilayah Papua menjadi desa sadar hukum dan memiliki masyarakat yang lebih cerdas dan mampu menghadapi perubahan jaman yang sangat cepat,” kata Pudjo, Senin (28/7).

Menurutnya, peran Polri untuk pembentukan karakter masyarakat sangat penting, karena kegiatan Bimas sangat mendukung pembangunan yang dilakukan pemerintah dalam hal ini bupati dan gubernur. “Kami minta masyarakat tetap tenang dan yakin bahwa kelompok kriminal itu harus mempertanggungjawabkan perbuatannya,” ujarnya.

Saat ini, kata Pudjo, polisi tengah mengejar kelompok bersenjata itu. Bahkan pihaknya berkoordinasi dengan Asintel Kodam XVII Cenderawasih untuk back-up dari kesatuan TNI yang terdekat.

Sementara itu, Bupati Kabupaten Lanny Jaya, Befa Jigibalom meminta aparat keamanan TNI/Polri untuk bertindak tegas terhadap kelompok bersenjata yang telah meresahkan masyarakat. Sebab kelompok bersenjata dipimpin Purom Wenda yang diduga telah meninggalkan Puncak Jaya.

“Kelompok Porum Wenda telah jadikan daerah Pirime Balinga dan Kwiyawagi sebagai tempat KSB. Lanny Jaya dijadikan sebagai daerah kekuasaan mereka,” kata Befa.

Pasca insiden penembakan itu, kata Befa, ibukota Lanny Jaya, Tiom dalam keadaan kondusif. “Di Tiom sendiri aman. Siaga peristiwa terjadi di tenggah Distrik Maki dan Pirime di daerah Kampung Indawa,” ujarnya.

Terkait insiden ini, Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Papua, Brigadir Jenderal (Pol) Paulus Waterpauw langsung terjun ke Tiom, Lanny Jaya. “Saya sekarang baru turun dari pesawat, ini mau menuju Tiom, nanti dulu ya,” katanya saat dihubungi, Selasa (29/7).

Informasi terakhir yang didapat, jenazah korban tewas atas nama Bripda Zulkifli pada Selasa (29/7) siang dikirim Kota Jayapura dan akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Waena, Kota Jayapura. Sementara korban tewas lainnya, Bripda Yoga Ginugy rencananya akan dimakamkan di Semarang, Jawa Tengah. Lalu korban luka-luka akan dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara, Kotaraja, Kota Jayapura. (Jubi/Indrayadi TH)

Polisi Kejar Kelompok Sipil Bersenjata Lanny Jaya

REPUBLIKA.CO.ID, Kepolisian Daerah (Polda) Papua akan terus mengejar kelompok sipil bersenjata di Indiwa, Kabupaten Lanny Jaya.

“Kita dari Polda akan terus mengejar kelompok bersenjata itu. Saya selaku Kapolda tidak akan menyerah dengan kelompok-kelompok kriminal bersenjata ini,” kata Kepala Kepolisian Daerah Papua (Kapolda), Brigadir Jenderal Polisi Yotje Mende di Jayapura, Selasa (29/7).

Dia mengaku dirinya tetap konsisten dan akan mengejar kemana pun kelompok bersenjata itu melarikan diri. “Saya tetap konsisten dan tetap mengejar ke mana kelompok itu berada,” ujarnya. Pengejaran yang dilakukan tentunya akan mempertimbangkan medan yang ada. “Kami tentu pertimbangkan medan yang ada di Lanny Jaya.

Aparat kepolisian juga telah meminta pelibatan anggota TNI membantu polisi dalam pengejaran. “Saya juga telah meminta bantuan kepada anggota TNI untuk meningkatkan operasi pengejaran,” ujarnya.

Kapolda Yotje meminta kepada aparat kepolisian dan anggota TNI yang diminta agar berkomitmen dalam operasi pengejaran terhadap para pelaku penembakan. Ia menyakini kelompok sipil bersenjata yang melakukan penembakan di Indiwa, Kabupaten Lanny Jaya berada di bawah pimpinan Puron Wenda.

Berdasarkan data yang diperoleh kepolisian, kelompok Puron Wenda dan Enem Wanimbo yang melakukan penembakan.

“Kelompok Puron Wenda dan Enem Wanimo yang paling kita cari sekarang. Saya tidak akan gentar dengan cara-cara mereka, kepolisian akan menghadapi kelompok Puron dan Enem dengan tindakan hukum,”

ujarnya.

Briptu Zulkifli dan bripda Prayoga tewas kena tembak dalam peristiwa kontak senjata dalam insiden kontak senjata di Indiwa, Kabupaten Lanny Jaya, Senin (28/7). Dua anggota polisi lainnya luka-luka kena tembak dalam insiden tersebut.

Dua Polisi Tewas Tertembak di Kabupaten Lanny Jaya

Jayapura, 29/7 (Jubi) – Dua anggota Kepolisian Sektor (Polsek) Kabupaten Lanny Jaya tewas tertembak oleh kelompok sipil bersenjata (KSB) di Indawa, Kabupaten Lanny Jaya, Papua, Senin (28/7) kemarin.

Dari data yang didapat tabloidjubi.com, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 12.10 WIT, Senin (28/7), saat KSB yang diduga melakukan penembakan terhadap empat polisi yangh sedang bertugas. Dari empat polisi ini, dua diantaranya tewas, yakni Brigadir Polisi Dua (Bripda) Yoga Ginugy dan Brigadir Polisi Dua (Bripda) Zulkifli. Sedangkan dua polisi lainnya, Bripda Alex Numbery dan Briptu Helsky Bonyadone mengalami luka-luka.

Kepala Bidang Humas Polda Papua, Komisaris Besar (Pol) Sulistyo Pudjo Hartono dalam pers realesnya mengatakan, pihaknya mengutuk keras tindakan itu yang mengakibatkan dua anggota polisi tewas.

“Polisi saat itu sedang melakukan kegiatan pembangunan sumber daya manusia yaitu dalam bentuk kegiatan bimbingan masyarakat (Bimas) sambang desa agar desa-desa di wilayah Papua menjadi desa sadar hukum dan memiliki masyarakat yang lebih cerdas dan mampu menghadapi perubahan jaman yang sangat cepat,”

kata Pudjo, Senin (28/7).

Menurutnya, peran Polri untuk pembentukan karakter masyarakat sangat penting, karena kegiatan Bimas sangat mendukung pembangunan yang dilakukan pemerintah dalam hal ini bupati dan gubernur. “Kami minta masyarakat tetap tenang dan yakin bahwa kelompok kriminal itu harus mempertanggungjawabkan perbuatannya,” ujarnya.

Saat ini, kata Pudjo, polisi tengah mengejar kelompok bersenjata itu. Bahkan pihaknya berkoordinasi dengan Asintel Kodam XVII Cenderawasih untuk back-up dari kesatuan TNI yang terdekat.

Sementara itu, Bupati Kabupaten Lanny Jaya, Befa Jigibalom meminta aparat keamanan TNI/Polri untuk bertindak tegas terhadap kelompok bersenjata yang telah meresahkan masyarakat. Sebab kelompok bersenjata dipimpin Purom Wenda yang diduga telah meninggalkan Puncak Jaya.

Kelompok Porum Wenda telah jadikan daerah Pirime Balinga dan Kwiyawagi sebagai tempat KSB. Lanny Jaya dijadikan sebagai daerah kekuasaan mereka,” kata Befa.

Pasca insiden penembakan itu, kata Befa, ibukota Lanny Jaya, Tiom dalam keadaan kondusif. “Di Tiom sendiri aman. Siaga peristiwa terjadi di tenggah Distrik Maki dan Pirime di daerah Kampung Indawa,” ujarnya.

Terkait insiden ini, Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Papua, Brigadir Jenderal (Pol) Paulus Waterpauw langsung terjun ke Tiom, Lanny Jaya. “Saya sekarang baru turun dari pesawat, ini mau menuju Tiom, nanti dulu ya,” katanya saat dihubungi, Selasa (29/7).

Informasi terakhir yang didapat, jenazah korban tewas atas nama Bripda Zulkifli pada Selasa (29/7) siang dikirim Kota Jayapura dan akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Waena, Kota Jayapura. Sementara korban tewas lainnya, Bripda Yoga Ginugy rencananya akan dimakamkan di Semarang, Jawa Tengah. Lalu korban luka-luka akan dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara, Kotaraja, Kota Jayapura. (Jubi/Indrayadi TH)

Dua Polisi Tewas Tertembak di Kabupaten Lanny Jaya was originally published on PAPUA MERDEKA! News

Up ↑

Wantok Coffee

Melanesia Single Origin Coffee

MAMA Minimart

MAMA Stap, na Yumi Stap!

PT Kimarek Aruwam Agorik

Just another WordPress.com site

Wantok Coffee News

Melanesia Foods and Beverages News

Perempuan Papua

Melahirkan, Merawat dan Menyambut

UUDS ULMWP

for a Free and Independent West Papua

UUDS ULMWP 2020

Memagari untuk Membebaskan Tanah dan Bangsa Papua!

Melanesia Spirit & Nature News

Promoting the Melanesian Way Conservation

Kotokay

The Roof of the Melanesian Elders

Eight Plus One Ministry

To Spread the Gospel, from Melanesia to Indonesia!

Koteka

This is My Origin and My Destiny