AS Minta OPM, Ngabalin Minta WNI di Guantanamo Dibebaskan

M. Rizal Maslan – detikNews

Jakarta – Anggota DPR dari Partai Bulan Bintang (PBB) Ali Muchtar Ngabalin akan mendorong DPR untuk mengirimkan surat kepada Presiden AS George W Bush dalam watu dekat ini. Surat itu untuk meminta dukungan politik untuk membebaskan tahanan muslim asal Indonesia yang dipenjara di Guantanamo.

Alasan pengiriman surat ini sebagai balasan dari surat Kongres AS kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang meminta agar dua anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM), pelaku pengibaran bendera Bintang Kejora, dibebaskan dari tahanan. Menurut informasi, surat itu dikirimkan kepada Presiden SBY pada tanggal 29 Juli 2008 lalu.

“Saya akan bertemu dengan Pak Agung Laksono dan Badan Kerjasama antar Parlemen (BKSAP) DPR untuk mengirim surat kepada Presiden AS untuk melepaskan tahanan Indonesia yang Islam di Guantanamo,” kata anggota Komisi I DPR Ali Muchtar Ngabalin yang dihubungi wartawan, Kamis (7/8/2008).

Surat Kongres AS kepada SBY tersebut, lanjut Ngabalin, berisi tentang permintaan agar pemerintah Indonesia melepaskan dua tahanan OPM. Seharusnya, sesuai perjanjian internasional, permintaan itu harus saling menguntungkan.

“Permintaan tersebut berdasarkan perjanjian hukum internasional yang seharusnya bersifat saling menguntungkan kedua pihak,” jelasnya.

Kapan surat itu dikirim ke SBY? “Surat Kongres itu sudah diterima dan masuk ke SBY pekan ini,” jawab dia singkat.(zal/asy)

Leave a comment

Up ↑

Wantok Coffee

Melanesia Single Origin Coffee

MAMA Minimart

MAMA Stap, na Yumi Stap!

PT Kimarek Aruwam Agorik

Just another WordPress.com site

Wantok Coffee News

Melanesia Foods and Beverages News

Perempuan Papua

Melahirkan, Merawat dan Menyambut

UUDS ULMWP

for a Free and Independent West Papua

UUDS ULMWP 2020

Memagari untuk Membebaskan Tanah dan Bangsa Papua!

Melanesia Spirit & Nature News

Promoting the Melanesian Way Conservation

Kotokay

The Roof of the Melanesian Elders

Eight Plus One Ministry

To Spread the Gospel, from Melanesia to Indonesia!

Koteka

This is My Origin and My Destiny