Lukas Enembe: Beri Kami Waktu

Kapolda, Lukas Enembe, membahas Peristiwa Perampasan Senjata oleh TRPB
Kapolda, Lukas Enembe, membahas Peristiwa Perampasan Senjata oleh TRPB

MULIA (PAPOS) Bupati Puncak Jaya Lukas Enembe S.IP meminta, pihak aparat untuk memberikan waktu kepada pemerintah dan masyarakat untuk dapat mengupayakan pengembalian senjata yang diambil saat penyerangan Pospol Tingginambut, Kamis (8/1) lalu. “Beri kami waktu untuk pendekatan secara kekeluargaan, dan kalau kami tidak bisa maka kami akan serahkan kepada pihak Polri untuk mengambil tindakan lain” tutur Bupati Enembe.

Lanjut bupati, pemerintah bersama masyarakat akan terus membantu aparat untuk mendapatkan kembali senjata yang sudah dicuri oleh masyarakat.

Dan dihadapan masyarakat Distrik Tingginambut Bupati Lukas Enembe SIP. Menegaskan, senjata yang dicuri harus segera dikembalikan kepada pihak aparat keamanan dalam hal ini pihak kepolisian.

Guna mengatasi terjadinya kegiatan-kegiatan seperti ini, maka pihak pemerintah akan melakukan upaya-upaya pendekatan secara kekeluargaan dalam mendukung pelaksanaan pembangunan di daerah ini.

“Kita sudah sepakat dengan semua komponen yang ada di Tingginambut untuk bagaimana caranya supaya senjata yang di curi bisa dikembalikan, kami akan mengupayakannya melalui pihak keluarga, gereja” tuturnya.

Dilanjutkan, jika upaya yang dilakukan tidak berhasil, maka pihaknya akan menyerahkannya kembali kepada pihak aparat untuk mengambil tindakan yang lain, pungkas bupati Enembe dihadapan wartawan.(fredy)

Ditulis Oleh: Fredy/Papos
Senin, 12 Januari 2009

Leave a comment

Up ↑

Wantok Coffee

Melanesia Single Origin Coffee

MAMA Minimart

MAMA Stap, na Yumi Stap!

PT Kimarek Aruwam Agorik

Just another WordPress.com site

Wantok Coffee News

Melanesia Foods and Beverages News

Perempuan Papua

Melahirkan, Merawat dan Menyambut

UUDS ULMWP

for a Free and Independent West Papua

UUDS ULMWP 2020

Memagari untuk Membebaskan Tanah dan Bangsa Papua!

Melanesia Spirit & Nature News

Promoting the Melanesian Way Conservation

Kotokay

The Roof of the Melanesian Elders

Eight Plus One Ministry

To Spread the Gospel, from Melanesia to Indonesia!

Koteka

This is My Origin and My Destiny