Metrotvnews.com, Jayapura: Aksi penembakan kembali terjadi di Pegungungan Nafri, Jayapura, Papua, Senin (1/8) dini hari. Aksi penembakan membabi buta itu menewaskan empat warga Arso, Papua.
Pascapenembakan, polisi dan TNI langsung disiagakan. Polisi langsung menyisir lokasi dan menemukan bendera bintang kejora serta sejumlah barang bukti lain. Tak puas hanya menemukan barang bukti, polisi kemudian melakukan pengejaran ke arah Pegunungan Nafri, yang diduga tempat pelaku melarikan diri.
Sementara, TNI disiagakan di Kampung nafri, guna mengantisipasi serangan lanjutan. Sejauh ini, kondisi Kampung Nafri sendiri belum kondusif. Warga masih khawatir serangan gerombolan bersenjata kembali terjadi. Akibat serangan itu, empat orang meninggal dunia. Keempatnya adalah anggota Kompi C Batalyon infanteri 756 Senggi antara lain Dominikus Keraf, Yusman, Titin, serta Sardi.(****)
Metro Sore / Nusantara / Selasa, 2 Agustus 2011 14:35 WIB
http://www.metrotvnews.com/read/newsvideo/2011/08/02/133265/TNI-dan-Polri-Bersiaga-di-Pengunungan-Nafri
Orisam, Selasa, 2-Agustus-2011
sebenarnya kita harus bijak melihat ini dengan baik, saya tdk yakin pelaku penembakan di Nafri adalah TPN, karna tidak mungkin mereka tdk memiliki hati, kalau mereka mau brutal, Transmigrasi yg banyak itu untuk apa? maka jgn kita kambing hitamkan TPN,,,biarkan Polisi yg usut, tapi Polisi juga harus trus transparan, jgn kucing-kucingan.
LikeLike
David Y. Selan, Selasa, 2-Agustus-2011
LSM-LSM ini tega menjual negara hanya demi sejumlah uang bantuan … segala data mereka berikan…. apa beda mereka dengan mata-mata ????
LikeLike
Fedriks W, Selasa, 2-Agustus-2011
Tindakan yg keji yg dilakukan TPN/OPM ini tidak ubahnya yg dilakukan oleh teroris selama ini, mereka membunuh masyarakat sipil yang tidak berdosa, apa tindakan LSM. Komnas HAM dan ormas lainnya di Papua kalau ada kejadian seperti ini,,apa kalian buta ka..
LikeLike