Sosiolog: Gunakan Mediator Netral untuk Selesaikan Konflik Papua

Metrotvnews.com, Jakarta: Sosiolog Thamrin Amal Tomagola mengusulkan pemerintah menggunakan mediator netral untuk menyelesaikan konflik Papua. Pemerintah bisa menggunakan tenaga dari LIPI atau lembaga keagamaan di Papua. Bukan justru melibatkan lembaga asing.

Menurut Thamrin Amal Tomagola, saat ini Pemerintah Pusat dan warga Papua saling tarik menarik. Pusat mengusulkan untuk pemberian Otonomi Khusus. Sedangkan warga Papua ngotot meminta referendum.

Tapi, Thamrin menilai permintaan referendum dari rakyat Papua, sangat berisiko bagi rakyat Papua sendiri. Mereka bisa kalah, jika referendum diberikan. Sebab, warga pendatang di Papua, saat ini, sudah semakin banyak. Mereka justru harus duduk bersama dengan Pemerintah Pusat, yang non-Papua, dengan mediator.

Sementara anggota DPR dari Komisi I TB Hasanuddin menuturkan pemberian dana Otsus yang sangat besar, ternyata bukan solusi untuk menyelesaikan masalah ekonomi rakyat di Papua. Dana Otsus tersebut tidak dikelola dengan baik, lebih banyak dikorupsi. Masyarakat bawah tetap tak tersentuh.(DSY)

Metro Siang / Polkam / Jumat, 5 Agustus 2011 13:41 WIB

3 thoughts on “Sosiolog: Gunakan Mediator Netral untuk Selesaikan Konflik Papua

Add yours

  1. Kian Soetantho, Jumat, 12-Agustus-2011
    Yang jelas kaum pendatang ITU TIDAK ADA HAK UNTUK IKUT REFERENDUM, mereka kan kaum PENDATANG SUDAH JELAS TIDAK ADA ATURAN untuk mereka

    Like

  2. janu, Jumat, 12-Agustus-2011
    sebenarnya pemerintah perlu membuka dialog yang netral agar yang di harapkan masyarkat dapat di salurkan dan ketahui secara semestinya, jika tidak dilakukan dimikian, sering meningbulkan momong saja di balik kenyataan sbenarnya yang ada untuk rakyak Papua.

    Like

  3. janu, Jumat, 12-Agustus-2011
    persoalam otonomi khusus dan referendum untuk Papua adalalah salah satu kontrovesial yang kompleks, pemerintah sedang berupaya untuk membangun papua dengan otonominya, namun rakyat meminta referendum, sehingga dalam kondisi seperti ini pembangunan yang direncankan oleh pemerintah pusat dan provinsi berdasrkan otoniminya tidak akan berjalan dengan baik, sehingga pemerintah semestinya harus memahami apa penyebab konrtrovsial tersebut yang dapat di aspirasikan oleh masyarakt Papua.

    Like

Leave a comment

Up ↑

Wantok Coffee

Melanesia Single Origin Coffee

MAMA Minimart

MAMA Stap, na Yumi Stap!

PT Kimarek Aruwam Agorik

Just another WordPress.com site

Wantok Coffee News

Melanesia Foods and Beverages News

Perempuan Papua

Melahirkan, Merawat dan Menyambut

UUDS ULMWP

for a Free and Independent West Papua

UUDS ULMWP 2020

Memagari untuk Membebaskan Tanah dan Bangsa Papua!

Melanesia Spirit & Nature News

Promoting the Melanesian Way Conservation

Kotokay

The Roof of the Melanesian Elders

Eight Plus One Ministry

To Spread the Gospel, from Melanesia to Indonesia!

Koteka

This is My Origin and My Destiny