Kabid Humas Polda Papua AKBP Sulistyo Pudjo Hartono, S.I.K.JAYAPURA–Demo Komite Nasional Papua Barat (KNPB) di Kantor Bupati Lama Kabupaten Yahukimo, Dekay Rabu (16/10), untuk mendukung pidato Perdana Menteri Vanuatum Moana Kalosil Carcasses pada Sabtu (28/9) dan meminta PBB menunjuk seorang Wakil Khusus untuk menyelidiki pelanggaran HAM di Papua dan status politik yang cacat hukum dan moral, berakhir rusuh antara massa KNPB dengan massa Suku Kimial. Rusuh ini dipicu kasus dugaan perselingkuhan. Akibatnya, anggota KNPB yangberinisial TS dilaporkan tewas.
Sedangkan DS dan YB mengalami kritis dan tengah dirawat intensif di RSUD Dekay.
Demikian disampaikan Kabid Humas Polda Papua AKBP Sulistyo Pudjo Hartono, S.I.K., diruang kerjanya, Rabu (16/10). Dikatakan Kabid, massa berjumlah sekitar 250 orang menggelar aksi demo KNPB di Kantor Bupati Lama Yahukimo di Dekay, Rabu (16/10) dipimpin SP dan YP. Massa melakukan jalan kaki (long march) dari Jalan Gunung dan Ruko ke Kantor Bupati Lama Yahukimo.
Aksi demo KNPB awalnya berlangsung aman. Kemudian sekitar pukul 12.00 WIT massa dari Suku Kimial dipimpin EM mencari TS dan MM, anggota KNPB yang sedang demo. Pasalnya, TS dan MM diduga telah selingkuh dengan istri EM inisial NK. Setelah ketemu, EM kontan mengejar TS sekaligus menikam menggunakan benda tajam sebanyak tiga kali mengenai dada kanan tembus punggung, pinggang kiri dan paha kanan sehingga tewas seketika.
Tak hanya itu, rekan TS lainnya inisial DS merasa cemburu dengan VL yang bersama mantan istrinya inisial YBkemudian DS berusaha menampar mantan istrinya. VL marah sekaligus mengejar DS dan menikam mengenai kuping mengakibatkan yang bersangkutan kritis.
Aksi kerusuhan tak berhenti, tapi dilanjutkan aksi baku kejar dan baku lempar sepanjang jalan antara massa KNPB dan Suku Kimial, karena massa KNPB marah karena massa Suku Kimial mengganggu jalannya aksi demo. Sementara itu, massa Suku Kimial marah karena dia ingin mencari TS dilarang oleh massa KNPB. Selanjutnya, terjadi aksi baku panah mengakibatkan YB mengalami luka panah di bagian pantat.
Di tengah aksi kerusuhan, ujar Kabid, anggota Polres Yahukimo segera melakukan Olah TKP, mengamankan barang bukti serta membawa para korban ke RSUD Dekay.
“Kami juga menahan tersangka EM, guna proses lebih lanjut sekaligus mengejar FL yang melarikan diri atau DPO,” ujar Kabid.
Kabid menjelaskan, pasca aksi kerusuhan massa membubarkan diri dengan tertib, sedangkan situasi keamanan dan ketertiban di Yahukimo berangsur pulih. (mdc/don/l03/@dv)
Kamis, 17 Oktober 2013 06:54, BintangPapua.com









Leave a comment