
JAYAPURA[PAPOSSalah satu korban penembakan, Senin (9/12) lalu Agustinus Weiyai sopir truk tangki (paling kiri) memberikan kesaksian terkait insiden yang menimpanya kepada anggota B Brimob Timika.]-Teror penembakan yang dilakukan orang tak dikenal di areal PT Freeport terus berlanjut. Kali ini orang tak dikenal menembaki konvoi jenis Toyota LWB dengan nomor lambung 01-4758 yang dikemudikan H Ridwan, Selasa (10/12) sekitar pukul 13.00 WIT. Dalam peristiwa penembakan tersebut tidak ada korban jiwa.
Mereka ditembaki dari arah kanan jalan sekitar 50 meter sebelum pos mil 40. Akibat penembakan ini, terdapat 3 buah lubang bekas tembakan, masing-masing 2 di bodi kanan kendaraan dan satunya di kaca spion kanan.
Sebelumnya pada Senin (9/12) lalu, sopir water truk yang diketahui bernama Agustinus Weyai ditembaki di sekitar lokasi yang sama yakni mile 40. Begitupun dengan anggota TNI ditembaki saat melitas di kawasan tersebut.
Pasca-insiden penembakan siang tadi, konvoi truk pengangkut bahan peledak terpaksa tertahan di pos mil 40. Sementara tim Brimob dari Detasemen B Timika, langsung mengejar pelaku penembakan.
”Pelaku terus dikejar anggota kami, pelaku diduga bersembunyi di sekitar hutan”
ucap Kabidhumas Polda Papua, AKBP Sulistyo Pudjo Hartono,SIk saat dikonfirmasi Papua Pos via ponselnya, Selasa (10/12).
Kabid Humas mengatakan polisi sudah melakukan olah TKP mengamankan barang bukti berupa , 1 unit kendaraan LWB No Lambung 01-4758.
Pihak kepolisian mencurigai pelaku penembakan merupakan orang yang sama yang sebelumnya melakukan penembakan di lokasi yang sama.
”Pelaku kemungkinan orang yang sama, hanya motifnya masih didalami,”
ujarnya.
Disinggung kondisi karyawan Freeport, pasca aksi penembakan yang sudah berlangsung 3 hari berturut-turut ini, Kabid Humas mengatakan kondisi ini tentu membuat karyawan PT Freeport terganggu dalam menjalankan aktivitas mereka,” ucapnya.[tom]
Rabu, 11 Desember 2013, Ditulis oleh Tom/Papos
Leave a comment