
Jayapura, 4/1 (Jubi) – Pos Brimob di Distrik Kulirik, Puncak Jaya dilaporkan oleh seorang warga di Mulia, Puncak Jaya, melalui situs laporan warga (tabloidjubi.com/hotspot), telah diserang oleh sekelompok orang bersenjata. Laporan warga ini menyebutkan penyerangan pos Brimob ini terjadi sekitar pukul 15.45 WIT tadi (4/1). 8 Senjata Api yang terdiri dari 1 jenis Moser, 2 AK China dan 5 SS1 serta 135 butir peluru telah dibawa lari oleh para penyerang pos Brimob ini.
Saat peristiwa penyerangan ini dikonfirmasi kepada Kabid Humas Polda Papua, Sulistyo Pudjo, SIk, ia membenarkan terjadinya penyerangan ini.
“Betul.” tulis Kabid Humas Polda Papua ini singkat, menjawab pertanyaan Jubi, tanpa merinci peristiwa penyerangan yang terjadi. (Jubi/Eveert Joumilena)
Author : Eveert Joumilena on January 4, 2014 at 23:09:22 WP,TJ
Seluruh orang Papua dimohon supaya mendukung gerilya pejuang Papua Merdeka dalam doa dan dalam setiap hembusan napas, karena apa yang mereka perbuat ialah untuk keberlangsungan hidup bangsa Papua ras Melanesia yang akan punah total dalam waktu satu dua generasi ke depan kalau masih di dalam bingkai NKRI.
Sebagai sebuah bangsa yang mau hidup di tanah leluhurnya sampai kiamat, tentu kita tidak bisa tinggal diam. Kita harus mendukung mereka dalam doa, dalam dana, dalam tenaga, dukungan apapun, kita patut sampaikan.
LikeLike
kelalaian nya di manfaatkan,haleluya……
LikeLike
Malah sangat mendukung pribadi epesus malyo.
LikeLike
Jangan memprovokasi lah kawan, sudah lama kita merdeka..kalau kita rajin bekerja, tanpa mengeluh, taat agama masing masing, pasti kita bisa bangkit dari keterpurukan ekonomi.
Mana bisa kita kaya dan sejahtera kalau kita sendiri sebenarnya MALAS!! Tak ada kata tak mungkin didunia ini kawan, saya juga orang susah dari sebuah provinsi di indonesia tapi saya tak ada kata MENGELUH!! Mengeluh cuma kata kata dari orang2 yang ‘lumpuh’, lumpuh akal sehat dan lumpuh agama.
Lihatlah China!! Dulu ekonomi mereka betul2 miskin setelah dijajah Jepang, lihatlah sekarang.. karena etos kerja mereka yang tinggi ekonomi mereka diprediksi bakal mengalahkan Amerika Serikat!!
Ayo kita kerja sama sama, jangan iri jangan dengki, itu semua cuma merusak otak kita sendiri.
Kalau kita memang tak mampu menjadi kaya didaerah kita sendiri, cobalah peruntungan didaerah lain yang lebih bisa diandalkan. Indonesia sangat besar kawan, lebih besar dari negara negara yang ada di Asia Tenggara, Malu kah kita dicap sebagai negara besar?? kita sepatutnya bangga.
Apa yang kita risaukan? Orang orang dari ras lain yang datang ke Papua akan bisa memusnahkan ras Papua? Apakah kalau ada ras Papua pergi ke Jawa,Sumatra,Kalimantan,Sulawesi, dan mereka beranak pinak disana akan dicap menghancurkan ras Indonesia yang lain? Sungguh pikiran yang sempit.
Lihatlah Australia, bangsa ras apa orang asli disana?.. ya benar,orang Aborigin.
Tapi tak ada secuil pun rakyat aborigin yang protest terhadap kedatangan ras ras bangsa Eropa. Karena apa? Karena mereka mampu membaur, mampu bekerja bersama sama demi perut mereka sendiri tanpa ada mengangkat tombak, parang senapan, yang pada akhirnya merugikan diri mereka sendiri. Mari buka pikiran kita, jangan kita tetap seperti ini. Disaat daerah kita masih menjadi hutan, negara2 lain sudah pada maju dengan ekonomi mereka karna kerja keras mereka, dan..kita lagi yang rugi..betul tidak?
Dan ingat,jangan mudah diadu domba negara asing kawan.
Berbanggalah kita adalah bangsa yang merdeka, bangsa yang besar.
Sekian Terima Kasih.
LikeLike