NABIRE – Bupati Nabire Drs Anselmus Petrus Youw membuka secara resmi panen raya padi di Kampung Bumi Raya, Distrik Nabire Barat, Kabupaten Nabire, Selasa (13/5) kemarin. Continue reading “Bupati AP Youw Buka Panen Raya Padi”
Kapolda: Separatis Berpolitik Berbahaya
Kemarin, Prasetyo Dilantik Jadi Wakapolda Papua
JAYAPURA-Kapolda Papua, Irjen Pol Drs Max Donald Aer mengakui sampai saat ini, masih ada aktivitas masyarakat yang ingin memisahkan dari NKRI. Dikatakan, meski kegiatan secara fisik atau militer tidak terlihat, namun secara politis masih ada, dengan indikasi munculnya isu-isu penolakan terhadap PP Nomor 77 Tahun 2007 tentang lambang daerah.
Continue reading “Kapolda: Separatis Berpolitik Berbahaya”
Polres Gelar Operasi Mambruk – I tahun 2008
Munculnya aspirasi merdeka dan penolakan otonomi khusus yang makin berkembang dan mengkristal ditengah-tengah masyarakat yang dibarengi dengan kegiatan gerakan separatis di Papua untuk memisahkan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) menjadi tugas utama pihak yang berwajib dalam menyikapinya.
Continue reading “Polres Gelar Operasi Mambruk – I tahun 2008”
Polres Gelar Operasi Mambruk
Munculnya aspirasi merdeka dan penolakan otonomi khusus yang makin berkembang dan mengkristal ditengah-tengah masyarakat yang dibarengi dengan kegiatan gerakan separatis di Papua untuk memisahkan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) menjadi tugas utama pihak yang berwajib dalam menyikapinya.
4 Tersangka Makar Diserahkan ke Jaksa
JAYAPURA- Proses penyidikan terhadap 4 mahasiswa yang dituduh melakukan makar akhirnya dinyatakan lengkap oleh tim penyidik Polresta Jayapura. Mereka yang dijerat pasal berlapis itu, masing-masing ZK (27) sebagai penanggungjawab aksi Demo di DPRP 6 Maret 2008 lalu , EW (31) mahasiswa, AB (25) mahasiswa dan RT (25) mahasiswa dari Front Nasional Mahasiswa Pemuda Papua (FNMPP).
Untuk itu, penyidik Satuan Reserse dan Kriminal Polresta Jayapura akan melimpahkan tersangka dan barang bukti ke Kejaksaan Negeri Jayapura untuk diproses hukum lebih lanjut. “Karena telah masuk tahap II, maka kami akan serahkan tersangka dan barang bukti dalam kasus dugaan makar itu, ke Kejaksaan Negeri Jayapura, Jum’at (9/5) hari ini,”ungkap Kapolresta Jayapura, AKBP Robert Djoenso SH didampingi Kasat Reskrim AKP Y Takamully SH kepada Cenderawasih Pos, Kamis (8/5) kemarin.
Continue reading “4 Tersangka Makar Diserahkan ke Jaksa”
Kebebasan di Indonesia Masih Buruk
[JAKARTA] Kebebasan yang mulai dirasakan sejak era reformasi, kenyataannya terus memburuk. Kondisi seperti itu terlihat antara lain dari kebebasan masyarakat untuk mendirikan partai lokal, kebebasan beragama, dan kebebasan untuk mendapatkan akses publik terhadap pandangan media.
Demikian hasil survei ulang yang dilakukan oleh Lembaga Kajian Demokrasi Demos yang disampaikan kepada wartawan di Jakarta, Senin (5/5). Survei pertama dilakukan pada 2003-2004 dengan mewawancarai Continue reading “Kebebasan di Indonesia Masih Buruk”
Lawan Terorisme Ditemukan Kritis, Pria Tanpa Identitas Meninggal di RSUD Abe
Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!Welcome… Read More »
JAPURA-Warga sekitar Jalan Gelanggan Waena dikejutkan dengan adanya seorang pria tergeletak tidak sadarkan diri (kritis) di tengah jalan tepatnya samping Museum Waena sekitar pukul 20.40 WIT, Kamis malam (17/4). Anggota… Read More » Suara Papua “M” Hello world! Continue reading “Lawan Terorisme Ditemukan Kritis, Pria Tanpa Identitas Meninggal di RSUD Abe”
Dubes AS: Kekerasan di Aceh Harus Dihentikan
[BANDA ACEH] Duta Besar Amerika Serikat (Dubes AS) untuk Indonesia, Cameron R Hume, minta semua pihak di Provinsi Aceh segera menghentikan berbagai tindak kekerasan yang selama ini masih terjadi seperti penculikan, perampokan dan tindakan kriminal lain. Dengan demikian, berbagai program pembangunan dapat dilaksanakan, terutama untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi rakyat yang terpuruk pascakonflik. Continue reading “Dubes AS: Kekerasan di Aceh Harus Dihentikan”
Operasi Militer Tetap Tertutup
TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono menegaskan, operasi militer yang dijalankan TNI harus dilakukan secara tertutup. Operasi tersebut bisa terbuka bila sudah ada pernyataan perang terbuka.
Hal ini ditegaskan Juwono usai pemberian hadiah akhir tahun kepada pegawai Departemen Pertahanan. “Untuk operasi militer tetap tertutup,” ujar Juwono diminta komentarnya menanggapi permintaan anggota DPR yang meminta agar operasi operasi militer dilakukan secara terbuka.
Lebih lanjut dijelaskan oleh Staf Ahli Politik Menteri Pertahanan Mayjend Prasetya. “Detail operasi militer itu harus dirahasiakan, karena dalam operasi militer itu ada yang didahului operasi intelijen atau dilaksanakan operasi inteiljen secara bersamaan,” ujar Prasetya.
Dia menjelaskan dalam operasi militer dilakukan secara tertutup dengan berbagai pertimbangan. Dan hal ini menjadi bagian dari rahasia negara. Ia mencontohkan hal itu untuk pertimbangan menjaga moral prajurit di lapangan. “Kalau tidak dirahasiakan, bisa kalah perang. Misalnya jatuh korban banyak, mental prajurit jatuh,” tegasnya.
Sementara itu Juwono menegaskan rahasia negara yang bersifat operasi militer ini bisa terbuka dan diakses publik setidaknya butuh waktu minimal 20 tahun. Menurut Juwono kebebasan memperoleh informasi publik juga ada batasnya. Dia menilai masih pentingnya rahasia negara dilindungi untuk menjaga pemerintahan.
“Menurut saya penting, karena banyak dokumen yang mudah tersiar baik oleh pegawai departemen atau institusi masing-masing atau wartawan yang cekatan,” ujar Juwono.
TNA – MONYET LIHAT MONYET BIKIN (26 Agustus 2004)
by Administrator
Monday, 30 August 2004
Pemerintah Negara Acheh (PNA) mengutuk dengan sangat keras kebiadaban pemerintah kolonial Indonesia atas pembuangan empat perunding damai beserta 70 tahanan lainnya ke penjara di Pulau Jawa kemarin. Penangkapan para perunding damai adalah salah satu dari tindakan-tindakan Jakarta untuk menggagalkan perundingan damai di Tokyo dalam tahun 2002 yang lalu
PEMERINTAH NEGARA ACHEH (PNA)
KANTOR PERDANA MENTERI
P.O.BOX 130, S-145 01 NORSBORG, SWEDEN
TEL : +46 8 531 83833 FAX: +46 8 531 91275
26 Agustus 2004
MONYET LIHAT MONYET BIKIN
Pemerintah Negara Acheh (PNA) mengutuk dengan sangat keras kebiadaban pemerintah kolonial Indonesia atas pembuangan empat perunding damai beserta 70 tahanan lainnya ke penjara di Pulau Jawa kemarin. Penangkapan para perunding damai adalah salah satu dari tindakan-tindakan Jakarta untuk menggagalkan perundingan damai di Tokyo dalam tahun 2002 yang lalu. Pembuangan para perunding dan tahanan lainnya merupakan satu pengkhianatan terhadap Deklarasi Universal tentang Hak-Hak Asasi Manusia dan hukum-hukum humaniter internasional.
Sebagian perunding damai akan ditempatkan di penjara Sukamiskin, penjara di mana Soekarno pernah ditahan oleh penjajah kolonial Belanda. Pemerintah kolonial Indonesia tidak segan-segan menjiplak seluruh kekejian yang pernah dilakukan oleh Belanda untuk menundukkan perjuangan rakyat Acheh.
Pemerintah Negara Acheh menyampaikan rasa duka yang sangat mendalam kepada seluruh keluarga tahanan yang diasingkan ke pulau Jawa, yang terdahulu dan yang sekarang ini, terlebih-lebih lagi karena ramai diantara mereka yang sakit keras akibat pemukulan dan kondisi penjara yang sangat buruk. Para tawanan hanya mendapat rawatan dokter yang disediakan oleh keluarga masing-masing yang dibenarkan masuk penjara setelah membayar sogokan yang mahal. Kini mereka telah dibuang jauh dari Acheh, maka keluarga mereka sudah pasti tidak dapat membantu lagi. Ini kembali menjadi bukti, bahwa pemerintah kolonial Indonesia hanya bermaksud untuk menindas dan menghancurkan martabat rakyat Acheh.
Semakin kuat penindasan akan semakin kokoh perlawanan kita memerdekakan bangsa Acheh dari penindasan dan kezaliman.
Stockholm, Sweden
Pemerintah Negara Acheh di Pengasingan
Malik Mahmud
Perdana Menteri
Last Updated ( Monday, 30 August 2004 )