Faleomavaega Tidak Bahas Papua Merdeka

JAYAPURA – Kunjungan anggota Kongres AS Eny Faleomavaega ke sejumlah wilayah Papua seperti Biak dan Manokwari, Selasa kemarin, tidak membahas agenda Papua Merdeka. Dia hanya melihat langsung kondisi Papua setelah enam tahun otonomi khusus (otsus).

Gubernur Papua Barnabas Suebu menegaskan hal itu kepada wartawan, Rabu (28/11/2007).

Barnabas menegaskan, konsentrasi kunjungan Faleomavaega ke Papua melihat langsung pelaksanaan UU No 21 Tahun 2001 perihal otonomi khusus (otsus) di Papua, apakah telah dirasakan oleh masyarakat setempat.

Namun, diakui Bas -sapaan akrab Barnabas Suebu, enam tahun pascadiberlakukan otsus di Papua, masyarakat asli Papua yang notabene sekitar 70 persen tinggal di pedalaman belum merasakan adanya otsus tersebut.

“2007, Pemprov Papua komitmen menitikberatkan pembangunan di tingkat kampung. Pemprov Papua telah mengucurkan dana Rp100 juta ke seluruh kampung se-bumi cenderawasih, dan pada tahun mendatang akan terus ditingkatkan,” paparnya.

Faleomavaega pun terkagum melihat perubahan yang sedang berlangsung di Papua. Politisi Amerika Samoa itu meminta masyarakat Papua bersabar dalam masa pelaksanaan otsus tersebut.

Di tambah lagi, lanjut Barnabas, pemerintah pusat telah mengeluarkan Inpres No. 5 Tahun 2007, perihal percepatan pembangunan di Papua dan Papua Barat. Sehingga, diharapkan ke depan rakyat Papua terutama yang berada di pedalaman dapat lebih sejahtera.
(FM Toruan/Sindo/jri)

Leave a comment

Up ↑

Wantok Coffee

Melanesia Single Origin Coffee

MAMA Minimart

MAMA Stap, na Yumi Stap!

PT Kimarek Aruwam Agorik

Just another WordPress.com site

Wantok Coffee News

Melanesia Foods and Beverages News

Perempuan Papua

Melahirkan, Merawat dan Menyambut

UUDS ULMWP

for a Free and Independent West Papua

UUDS ULMWP 2020

Memagari untuk Membebaskan Tanah dan Bangsa Papua!

Melanesia Spirit & Nature News

Promoting the Melanesian Way Conservation

Kotokay

The Roof of the Melanesian Elders

Eight Plus One Ministry

To Spread the Gospel, from Melanesia to Indonesia!

Koteka

This is My Origin and My Destiny