Asosiasi Mahasiswa Pegunungan Tengah Papua
Indonesia
DEWAN PIMPINAN PUSAT
Sekretariat : Gubur Cerria Jln. Yakonde Belakang Seminari Interdiosesan
Bersuara Karena dan Untuk KEBENARAN!
Asosiasi Mahasiswa Pegunungan Tengah Papua
Indonesia
DEWAN PIMPINAN PUSAT
Sekretariat : Gubur Cerria Jln. Yakonde Belakang Seminari Interdiosesan
Melanesia Single Origin Coffee
MAMA Stap, na Yumi Stap!
Just another WordPress.com site
Melanesia Foods and Beverages News
Melahirkan, Merawat dan Menyambut
for a Free and Independent West Papua
Memagari untuk Membebaskan Tanah dan Bangsa Papua!
Promoting the Melanesian Way Conservation
The Roof of the Melanesian Elders
To Spread the Gospel, from Melanesia to Indonesia!
This is My Origin and My Destiny
Memang NKRI menciptakan wacana Gunung dan Pantai sejak lama, dan orang Papua-pun ikut terpengaruh ke dalam air yang dikeruhkan NKRI itu.
Orang Papua juga sudah lama tergilas ke dalam arus pemikiran dan perilaku gunung-pantai.
Sama saja dengan nama TPN/OPM yang diberikan NKRI, akhirnya orang Papua juga ikut-ikutan menggunakannya sampai sekarang. Padahal pemberian nama TPN stripe atau garis miring OPM yaitu menggabungkan dua organisasi menjadi satu adalah secara ilmu bahasa salah, apalagi secara politis telah terjadi kerugian besar bagi OPM, karena OPM terkancing tidak dapat berpolitik. Makanya banyak upaya digalakkan membungkus OPM dengan nama WPPRO, WPNCL dan sebagainya. Akan tetapi, kalau orang Papua sendiri berbenah dan memberi nama kepada organiasinya secara benar dan konsisten, maka terpaksa nama-nama pemberian NKRI ini akan mati dengan sendirinya.
Sedihnya, orang Papua justru mencintai nama-nama/ julukan NKRI itu yang bermaksud negativ sekaligus secara strategis untuk mengancing langkah diplomasi perjuangan Papua Merdeka.
Kalau OPM tidak digabung/ digarismiring dengan TPN, seperti selama ini orang Papua ikut2an gunakan, maka OPM sudah lama berbicara di berbagai forum secara global. Tetapi sayang, itu tidak terjadi karena OPM dianggap sebagai sebuah Angkatan bersenjata, bukan Organisasi Papua Merdeka.
LikeLike