[Papua Press Agency Blogger] Seni dan Budaya Papua Laku Dijual di Manca Negara

KE CINA—Paduan Suara Gema Chandra Universitas Cenderawasih Jayapura mengikuti lomba paduan suara internasional The World Choir di Shaoxing, Cina, 26 Juli mendatang. Ini adalah salah satu aksi mereka dalam sebuah acara di Jayapura beberapa waktu lalu. (foto:makawaru/binpa)JAYAPURA—Papua adalah suatu wilayah yang sangat kaya akan seni dan budaya yang laku dijual di manca negara. Terbukti putra putri Papua  yang diwakili  Paduan Suara Gema Chandra Universitas Cenderawasih Jayapura mengikuti lomba paduan suara internasional The World Choir  yang digelar di Shaoxing, Cina, 26 Juli mendatang.  Demikian disampaikan Ketua Panitia Persiapan Keberangkatan Paduan Suara Gema Chandra Universitas Cenderawasih Provinsi Papua, Ruben Magay SIP di Ruang Komisi A DPRP, Jayapura, Kamis (22/7). Dikatakannya, personil  Paduan Suara  Gema Chandra Universitas Cenderawasih Jayapura yang  mengikuti  lomba terdiri dari 30 orang lebih.  Cloter pertama telah berangkat ke Jakarta pada Rabu (21/7) menyusul cloter kedua yang direncanakan menuju Jakarta, Kamis (22/7). Pada tahun 2008 lalu, Paduan Suara   Gema Chandra Universitas Cenderawasih Jayapura  juga meraih posisi runner-up  pada perlombaan yang sama yang dilakukan di Wina, Austrila. “Setelah mengurus visa mereka akan segera berangkat ke Cina,” tandas Magay yang tak bisa mendampingi  rombongan ke Cina karena kesibukannya mengikuti Laporan Keterangan Pertanggungjawabkan (LKPJ) Gubernur Provi nsi Papua. Menurutnya, Paduan Suara Gema Chandra Universitas Cenderawasih Jayapura mengusung nama besar Provinsi Papua dan bangsa dan negara Indonesia. Potensi  yang terpendam ini juga dapat bersaing di bidang seni dan budaya bersama bangsa bangsa lain didunia.

“Potensi alam, manusia serta wisata di Papua ini dapat didorong menjadi sebuah kekuatan ekonomi rakyat untuk meningkatkan Pendapat Asli Daerah (PAD) Provinsi Papua,” tuturnya. “Kedepan Paduan Suara  Gema Chandra Universitas Cenderawasih Jayapura dapat dijadikan potensi untuk dijual kedunia internasional agar mereka mengetahui Papua memiliki kekayaan budaya yang tinggi.”

Karena itu,tambahnya, pihaknya  mengharapkan dukungan dari Pemerintah Daerah Provinsi Papua agar duta seni  dari Provinsi Papua mampu memberikan yang terbaik bukan hanya kepada Papua tapi bangsa dan negara Indonesia,” tukasnya. (mdc)

Ditulis oleh redaksi binpa  
Jumat, 23 Juli 2010 23:25

Comments are closed.

Up ↑

Wantok Coffee

Melanesia Single Origin Coffee

MAMA Minimart

MAMA Stap, na Yumi Stap!

PT Kimarek Aruwam Agorik

Just another WordPress.com site

Wantok Coffee News

Melanesia Foods and Beverages News

Perempuan Papua

Melahirkan, Merawat dan Menyambut

UUDS ULMWP

for a Free and Independent West Papua

UUDS ULMWP 2020

Memagari untuk Membebaskan Tanah dan Bangsa Papua!

Melanesia Spirit & Nature News

Promoting the Melanesian Way Conservation

Kotokay

The Roof of the Melanesian Elders

Eight Plus One Ministry

To Spread the Gospel, from Melanesia to Indonesia!

Koteka

This is My Origin and My Destiny