Rayakan 1 Desember, Seorang Warga Tertembak di Mbogola’me, Jayawijaya

Kombes Pol. WachyonoJayapura – Meski diberitakan, perayaan 1 Desember di seluruh Tanah Papua kondusif, namun ternyata sempat diwarnai penembakan yang menewaskan satu korban, di Distrik Bolakme, Jayawijaya, Rabu (1/12). Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Wachyono membenarkan adanya kasus penembakan seperti yang diberitakan media tersebut. “Memang ada laporan dari Kasat Reskrim Polres Jayawijaya, terkait insiden penembakan itu. Tapi berkaitan dengan motif penembakan dan upaya hukum selanjutnya kita perlu koordinasi dengan pihak TNI, sebab kejadian ini kan pada saat dilakukan patroli gabungan,” ujar Wachyono kepada wartawan di ruang kerjanya, Jumat (3/12) kemarin.Dalam patroli tersebut, diakui Wachyono memang ada dua anggota Polisi dari Polsek Bolakme yang turut serta dengan beberapa aparat TNI dari Batalyon 755 Merauke untuk melakukan pengamanan dalam rangka peringatan HUT Papua 1 Desember di wilayah tersebut. “Memang saat itu ada dua anggota kami yang turut serta dalam patroli,” akunya seraya menambahkan untuk informasi lebih detail lebih baik wartawan menanyakan langsung ke pihak TNI.

Sementara itu berdasarkan informasi dari nara sumber kami, diketahui penembakan bermula dari informasi bahwa ada masyarakat yang menyembunyikan lima pucuk senjata. Selain itu diperoleh pula informasi akan adanya pengibaran bendera Bintang Kejora pada perayaan HUT Papua Merdeka 1 Desember. Berdasarkan informasi itulah, kemudian aparat TNI dari Satgas Batlyon 755 yang bertugas melakukan pengamanan di wilayah tersebut mengajak serta anggota Polisi yang bertugas di Polsek Bolakme untuk bersama sama melakukan patroli.

Setibanya di lokasi yang dicurigai akan ada pengibaran Bintang Kejora, ternyata ditemukan warga sedang beribadah. Petugas pun menanyakan kepada masyarakat perihal informasi yang diterima. Namun entah bagaimana awalnya, tiba tiba terjadi penembakan yang akhirnya menewaskan satu orang warga bernama Atili Wenda (35) terkena luka tembak di bahu kiri, dan melukai satu orang lainnya bernama Melus Tabuni (46) luka tembak di bahu kiri tembus belakang, hingga berita ini diturunkan masih dirawat di Puskemas Bandua, Bolakme.Di tempat terpisah, Kapendam XVII/Trikora, Letkol CZI Harry Priyatna membantah adanya dua korban terkena tembakan saat dilakukan patrol. Bahkan, katanya justru pihak masyarakat yang melakukan penyerangan lebih dulu.”Mereka lebih dulu menyerang petugas yang sedang patroli, makanya untuk membela diri dikeluarkan tembakan,” kata Kapendam kepada wartawan kemarin.

Dia juga mengaku belum memperoleh informasi lebih detail, terkait insiden penembakan ini. (ar/don/03)

Leave a comment

Up ↑

Wantok Coffee

Melanesia Single Origin Coffee

MAMA Minimart

MAMA Stap, na Yumi Stap!

PT Kimarek Aruwam Agorik

Just another WordPress.com site

Wantok Coffee News

Melanesia Foods and Beverages News

Perempuan Papua

Melahirkan, Merawat dan Menyambut

UUDS ULMWP

for a Free and Independent West Papua

UUDS ULMWP 2020

Memagari untuk Membebaskan Tanah dan Bangsa Papua!

Melanesia Spirit & Nature News

Promoting the Melanesian Way Conservation

Kotokay

The Roof of the Melanesian Elders

Eight Plus One Ministry

To Spread the Gospel, from Melanesia to Indonesia!

Koteka

This is My Origin and My Destiny