JAYAPURA – Satu dari ratusan orang yang diduga anggota OPM berhasil ditangkap saat penggerebekan Markas OPM di Angkasera Kepulauan Yapen, Rabu (30/5). Kapolda Papua Irjen Pol Drs. BL. Tobing mensinyalir masih banyak markas tempat pelatihan Tentara Pembebasan Nasional Organisasi Papua Merdeka, yang belum terungkap. Dan saat ini aparat gabungan Polisi dan TNI masih terus menelusurinya.
“Selain Markas di Kampung Wadapi Distrik Angkaisera Kepulauan Yapen yang berhasil di grebek pada Rabu 30 Mei lalu, kami meyakini masih ada tempat lain yang dijadikan markas dan tempat pelatihan OPM,’’ucap Kapolda, Jumat 1 Juni.
Hanya saja, lanjut dia, Polisi dan TNI masih terus melakukan penelusuran. ‘’Kami masih selidiki tempat lain, tapi belum bisa diungkap guna kepentingan penyelidikan,’’paparnya.
Terkait markas OPM Angkasera, menurut Kapolda, sangat banyak anggotanya. “Yang terlibat, diperkirakan berjumlah ratusan orang, tapi saat dilakukan penggerebekan berhasil kabur dan hanya berhasil menangkap orang,’’terangnya.
Markas sekaligus tempat pelatihan OPM ini banyak anggotanya, karena pembentukannya terencana. ‘’Kalau seperti ini, anggota cukup banyak tentu mereka sangat terorganisir,’’imbuhnya. . Mengenai agenda pelatihan para militer OPM ini, kata Kapolda, belum diketahui secara pasti, karena dokumen-dokumen yang berhasil disita belum dibuka. ‘’Satu orang yang ditangkap kan belum tentu tokoh utamanya, namun kami akan terus mengembangkan semua keterangannya, agenda apa yang direncanakan mereka,’’tandasnya.
Kapolda mengapresiasi kerja sama POlri dan TNI dalam melakukan penggrebekan terhadap markas OPM di Yapen ini. “Saya kira ini koordinasi yang baik, mudah-mudahan masih bisa menemukan markas OPM lainnya,’’kata dia.
Terkait salah seorang anggota OPM yang berhasil ditangkap yakni Tedi John Muntia 26, akan diproses sesuai hukum yang berlaku.
“Pelaku akan dijerat dengan pasal makar, karena mencoba membentuk Negara di dalam Negara,’’ tandasnya. Mengenai dugaan keterlibatan mantan anggota TNI dalam perakitan senjata di Markas OPM sekaligus pelatihan para militer, Kapolda belum bisa memastikannya. ‘’Mudah-mudahan tidak sampai sejauh itu, kami akan dalami,’’terangnya.
.
Barang Bukti Yang disita
1. 5 pucuk Senjata Rakitan Laras panjang
2. 4 Senjata Angin
3. 2 Buah Bintang Gejora
4. 2 Buah Tombak
5. 3 Kampak
6. 11 parang
7. 1 Handycamp
8. 1 kaset dokumen pelatihan
9. 12 Amunisi dari bermacam jenis
10. 88 lembar dokumen
11. 47 jenis kelengkapan medis
12. 1 Genset
13. 1 Chainsaw
14. 1 Printer. (jir/don/l03)
Leave a comment