Saturday, 16 June 2012 11:38 F. Hadiatmodjo
itoday – Tokoh Jaringan Islam Liberal (JIL) yang belakangan menjabat Ketua Pusat Pengembangan Strategi dan Kebijakan DPP Partai Demokrat, Ulil Abshar Abdalla, kembali membuat ulah. ÃÂ Terkait memanasnya situasi di Papua, Ulil justru menyatakan menyetujui kemerdekaan Papua.
Ulil dikenal sering bersuara nyaring soal gerakan Islam radikal di Indonesia.àââ¬ÅFPI adalah organisasi yang melakukan kekerasan sistematis tetapi bukan separatis. Watak kekerasannya mengarah pada suatu kelompok,ââ¬Â tegas Ulil.
Ulil yang getol mendorong pembubaran Front Pembela Islam (FPI) ini, kini secara terang-terangan justru membela kelompok separatis.ÃÂ Dengan tegas Ulil mendukung tujuan gerakan Organisasi Papua Merdeka, yang ingin memerdekakan Papua.
Melalui akun twitter Ulil Abshar Abdalla ââ¬Â@ulil menantu KH Mustofa Bisri ini menyatakan: ââ¬ÅApakah kita masih harus mempertahankan Papua? Bagaimana kalau dilepaskan saja? Rumit!ââ¬Â
ââ¬ÅSaya dulu jg berpikir, Papua harus dipertahankan dg harga apapun. Tp saya merasa pikiran saya itu kok naif,ââ¬Â sambung Ulil.
Mengapa Papua sebaiknya dimerdekakan, Ulil beralasan: ââ¬ÅBiaya mempertahankan Papua mahal sekali. Sudah begitu, apapun yg diperbuat pemerintah pusat, akan dianggap salah terus. Capek!ââ¬Â
Menurut pandangan Ulil, masalah Papua tak akan selesai dlm waktu dekat. Butuh proses lama. Itu fakta politik yg harus disadari semua pihak. Masalah Papua bukan semata2 soal keadilan ekonomi. àââ¬ÅThe problem is, many people there feel they don’t belong to Indonesia!ââ¬Â tegas Ulil.
ââ¬ÅIbarat kehidupan perkawinan, kalau salah satu pasangan tak mau lg bertahan dlm ikatan perkawinan, masak hrs dipaksa,ââ¬Â sambung Ulil.
Terimakasih. Anda mengerti apa artinya merdeka dan apa artinya dijajah. Anda pasti diingat bangsa dan Tanah Papua.
LikeLike