
JAYAPURA [PAPOSMahasiswa dan aktivis Papua Barat se-Jakarta dan Bogor menghantarkan krans bunga tanda turut beduka cita ke kantor Dubes Afrika Selatan.] – Masyarakat di seluruh dunia, termasuk rakyat Papua Barat berkabung atas kepergian Nelson Madiba Mandela. Dia dihormati atas kesetian dan kerelaan dalam perjuangan melawan politik apartheid di Afrika Selatan.
Dia juga sebagai simbol perlawanan rakyat Afrika Selatan, bahkan menjadi tokoh kemanusiaan di abad-21 ini. Untuk mengenang Mandela, mahasiswa dan aktivis Papua Barat di Jakarta dan Bogor menghantarkan krans bunga tanda turut beduka cita dari seluruh rakyat Papua.
Belasan mahasiswa dan akvitis Papua Barat, Minggu (08/12), sekitarpukul 11.30 Wib,mewakili rakyat dan Bangsa Papua Barat menyampaikan ungkapan berdukacita dan menyerahkan krans bunga kepada perwakilan pemerintah Afrika Selatan di Kedutaan Besar Afrika Selatan untuk Indonesia di Jakarta.
Perwakilan rakyat dan Bangsa Papua Barat diterima oleh sekretaris satu (first Secretary) atase politik Kedutaan Besar Afrika Selatan untuk Indonesia, Mr. Moses Phahlane, di Kantor Kedutaan Besar Afrika Selatan, Suite 705, 7th floor 7, Wisma GKIB, Jln. JendSudirman No.28, Jakarta 10210.
“Kami atas nama rakyat dan Bangsa Papua Barat menyampaikan turut berdukacita atas kepulangan Nelson Mandela, tokoh perjuangan pembebasan bagi Afrika Selatan juga bagi dunia,” ucap aktivis Papua Elias Petege dalam rilis yang dikirim ke dapur Papua Pos.
“Dia adalah bapak bagi rakyat tertindas di berbagai bangsa di dunia, termasuk bagi rakyat Papua. Dia juga tokoh inspirasi bagi kami,”
ungkap Darmince Nawipa, salah satu perwakilan mahasiswa Papua dari Bogor.
“Kami tentu terinspirasi dari perjuangan rakyat Afrika Selatan, termasuk dari bapak Nelson Mandela,”
ujar Darmince.
Leave a comment