Menyusil tanggapan dari Watch Indonesia, w@tchPAPUA menyatakan
Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya
atas wafatnya Bapak Asmara Nababan.
Sebagai pejuang HAM yang vokal Bang As menjadi salah satu mitra dan motivator Watch Indonesia! Kami bekerjasama dengan Bang As dalam berbagai kapasitasnya, a.l. di ELSAM, INFID, Komnas HAM, DEMOS, dsb.
Sudah kenal semenjak hampir 15 tahun, dengan tak terduga suatu hari Bang As menjadi tulang (paman) saya, karena saya menikah dengan aktivis ’98 yang ibunya bermarga Nababan. Dan saya selalu akan mengingat rasa humor Tulang ketika saya mengakui rencana pernikahan itu kepadanya. “Waduh, Alex, dari segala proyek yang kamu sudah menjalankan di Indonesia, baru inilah yang paling antusias dan rumit!” Ternyata dia kenal baik sama calon istriku… 😉
Harapan almarhum yang disampaikan di pesta pernikahan kami adalah supaya “Dina dan Alex tetap bersama-sama dengan kita akan memperjuangkan demokrasi dan hak asasi manusia di Indonesia”. (videonya bisa dilihat di: http://www.watchindonesia.org/Asmara.flv)
Semoga kami diberi tenaga yang cukup supaya kami tidak akan mengecewakan almarhum.
Selamat jalan Tulang!
atas nama Watch Indonesia!
Alex Flor-Nababan dan Dina Sihombing
—
***********************************************************************
Watch Indonesia! e.V.
Für Demokratie, Menschenrechte und Umwelt in Indonesien und Osttimor
Planufer 92 d Tel./Fax +49-30-698 179 38
10967 Berlin e-mail: watchindonesia@watchindonesia.org
http://www.watchindonesia.org
Konto: 2127 101 Postbank Berlin (BLZ 100 100 10)
IBAN: DE96 1001 0010 0002 1271 01, BIC/SWIFT: PBNKDEFF
Bitte unterstützen Sie unsere Arbeit durch eine Spende.
Watch Indonesia! e.V. ist als gemeinnützig und besonders
förderungswürdig anerkannt.
***********************************************************************
PMNews mengucapkan selamat berdukacita. Insya Allah, orang-orang Indonesia lain yang ditinggalkan, terutama para pembela HAM menjadi sadar bahwa semua uamat manusia punya hak untuk menentukan nasib sendiri.
LikeLike
PMNews mengucapkan selamat berdukacita. Insya Allah, orang-orang Indonesia lain yang ditinggalkan, terutama para pembela HAM menjadi sadar bahwa semua uamat manusia punya hak untuk menentukan nasib sendiri.
LikeLike